LiquidityScan

· MODEL ENTRI & TIMING · 5 MIN READ · UPDATED 1D AGO

Model ICT 2022 vs 2024: Mana yang Layak Kamu Pakai?

Model ICT 2022 vs 2024: Mana yang Layak Kamu Pakai?

Model ICT 2024 menyempurnakan kerangka 2022 dengan makro berbasis waktu dan titik minat baru. Ini bedanya, dan kapan masing-masing layak dipakai.

Beda utama antara model ICT 2022 dan 2024 ada di sini: model 2024 menggabungkan makro berbasis waktu yang spesifik serta sekumpulan Points of Interest (POI) yang lebih rapi untuk pintu masuk, sementara model 2022 menawarkan kerangka yang lebih universal, dibangun dari liquidity sweep, market structure shift, lalu masuk posisi di sebuah Fair Value Gap. Memahami keduanya, dan tahu kapan masing-masing dipakai, jauh lebih berguna daripada memihak salah satu.

Membedah Klasik: Model ICT 2022

Urutan Intinya: Likuiditas, Shift, Displacement, Masuk Posisi

Model 2022 Mentorship adalah urutan empat langkah. Pertama, harga menyapu kolam likuiditas penting seperti high atau low sesi. Kedua, Market Structure Shift (MSS) mengonfirmasi niat pasar. Ketiga, gerakan displacement yang tajam menciptakan Fair Value Gap (FVG). Keempat, pintu masuk terpicu saat harga retracement balik ke FVG itu. Elegannya karena pola ini bekerja di hampir semua kondisi pasar.

Anatomi Susunan Model 2022 di EUR/USD

Di EUR/USD, bayangkan harga menembus high sesi sebelumnya, menyapu buy-side liquidity. Lalu ia mematahkan low jangka pendek dengan momentum, sebuah MSS ke bawah, meninggalkan FVG di jalurnya. Harga naik balik ke gap itu, dan posisi short terpicu. Stop di atas high yang tersapu, target di likuiditas lawan di bawah. Bersih, bisa diulang, nggak peduli sesi apa.

Evolusinya: Apa yang Baru di Model ICT 2024?

Peran Makro Berbasis Waktu

Model 2024 menyaring kerangka 2022 dengan syarat susunan harus terjadi di dalam jendela waktu tertentu yang disebut makro, misalnya jendela 09.50–10.10 New York. Alih-alih menerima struktur valid kapan saja, model ini menyaring hanya menit-menit sempit ketika algoritma institusional paling mungkin mengantar harga, memperketat syarat untuk entri yang lolos kualifikasi.

POI yang Diperluas Melampaui FVG

Pendekatan 2024 juga memperluas POI untuk masuk. Di luar FVG klasik, ia mengandalkan Breaker Blocks dan Balanced Price Ranges (BPR) untuk mengonfirmasi entri. Ini memberi trader objek yang lebih presisi untuk dikerjakan di dalam jendela makro, dan itu penting saat pergerakan cepat serta ruang kesalahan sangat tipis.

Perbandingan Langsung: Model 2022 vs 2024

AspekModel 2022Model 2024
Pemicu UtamaLiquidity sweep pada high atau low pentingLiquidity sweep di dalam makro waktu yang terdefinisi
KonfirmasiMarket Structure Shift dengan displacementMSS di dalam jendela makro
POI MasukFair Value GapFVG, Breaker Block, atau Balanced Price Range
Ketergantungan WaktuRendah, bekerja di hampir semua sesiTinggi, terikat pada jendela makro tertentu

Picu Entri dan Konfirmasi

Kedua model punya DNA sama: sapu, shift, masuk. Bedanya cuma di filternya. Model 2022 meloloskan susunan berdasarkan struktur saja. Model 2024 menuntut struktur itu muncul di menit yang tepat, menukar jumlah peluang dengan presisi dan keyakinan yang lebih tinggi.

Kerangka Waktu dan Ketergantungan Sesi

Model 2022 nyaman dipakai lintas sesi dan kerangka waktu. Model 2024 memang dirancang bergantung sesi, paling cocok di New York Kill Zone beserta makronya, tempat aktivitas institusional diketahui melonjak, sebagaimana tercermin dari data jam perdagangan resmi di halaman jam perdagangan CME Group.

Aplikasi Praktis: Cara Trading Tiap Model

Mengenali Model 2022 Secara Real-Time

Tandai level likuiditas dan bias kerangka waktu lebih tinggi sebelum sesi dimulai. Saat harga menyapu sebuah level lalu mematahkan struktur dengan displacement, turun ke kerangka waktu entri kamu, cari FVG-nya, dan pasang order. Tanpa batasan waktu, kamu boleh ambil susunan ini kapan pun ia terbentuk bersih.

Menjalankan Entri Makro Model 2024

Untuk model 2024, tandai dulu jendela makronya. Begitu terbuka, awasi sweep dan MSS terjadi di dalam menit-menit itu. Lalu pilih POI kamu, FVG, breaker, atau BPR, dan eksekusi. Kalau urutannya selesai di luar jendela, lewati. Disiplin terhadap jam itulah inti dari semuanya.

Jebakan praktis model 2024 adalah tidak sabar. Karena jendela makronya pendek, trader merasa tertekan buat ambil sesuatu, apa pun, sebelum jendelanya tutup. Urgensi justru itulah yang hendak dilindungi model ini dari kamu. Makro yang tidak menghasilkan sweep dan shift yang bersih adalah makro yang kamu lewati. Melewatkan jendela tidak biaya apa-apa; memaksakan entri berkualitas rendah di dalamnya biaya modal sungguhan. Perlakukan makro kosong sebagai hasil yang sukses, karena menghindari transaksi buruk sendiri adalah bentuk edge.

Apakah Model ICT 2022 Masih Valid di 2024?

Valid. Model 2022 tetap menjadi kerangka inti yang sah dan sangat efektif untuk membaca aksi harga. Tidak ada bagian dari penyempurnaan 2024 yang membatalkan logika sweep-shift-FVG yang membuat versi aslinya begitu tahan lama. Trader yang meninggalkannya demi label terbaru sering kali menukar edge yang andal dengan edge yang lebih sempit dan belum mereka kuasai. Materi ICT sendiri, yang dipublikasikan di kanal Inner Circle Trader, membingkai konsep-konsep baru sebagai tambahan di atas fondasi yang sama.

Model Mana yang Harus Kamu Pakai? Kerangka Keputusan

Pakai model 2022 sebagai default serbaguna untuk membaca sesi dan kerangka waktu apa pun. Ambil model makro 2024 saat kamu secara spesifik trading di jendela aktivitas tinggi seperti sesi pagi New York dan ingin presisi maksimal. Cara simpel memutuskan secara real-time: kalau kamu sedang menganalisis harga di luar makro yang terdefinisi, kamu berada di wilayah model 2022 dan cukup menilai susunan dari strukturnya saja. Kalau jam sudah masuk makro dan bias kerangka waktu lebih tinggi jelas, barulah kamu bisa menuntut model 2024 memenuhi standarnya yang lebih ketat dan terikat waktu.

Intinya, model 2024 adalah penyempurnaan untuk skenario tertentu, bukan pengganti. Pertahankan kerangka yang kokoh itu sebagai basis, lalu lapisan penyaring berbasis waktunya di atasnya saat momennya memang cocok. Menguasai urutan 2022 lebih dulu itulah yang membuat makro 2024 bisa dipakai sama sekali, karena setiap entri 2024 pada dasarnya tetap sebuah sweep, sebuah shift, dan kembali ke sebuah titik minat.

Untuk menempatkan kedua model dalam rencana lengkap dan menguasai timing yang mereka andalkan, lanjut ke sini:

  • The Ultimate ICT Trading Strategy Framework for Professionals — lihat di mana model entri berada dalam rencana keseluruhan.
  • ICT Macro Times: A Deep Dive into the 20-Minute Windows — kuasai elemen waktu yang jadi inti model 2024.
  • ICT Silver Bullet: 10am vs 3am Session Differences Explained — contoh lain susunan ICT yang spesifik terhadap waktu.
  • Evolution of ICT Concepts: A Timeline of Key Models
Hayk Muradian

Hayk Muradian

Founder & Lead Analyst at LiquidityScan · 12+ years ICT/SMC trading · Institutional order flow specialist

Hayk Muradian is the founder of LiquidityScan, a professional trading intelligence platform built for ICT (Inner Circle Trader) and Smart Money Concepts (SMC) traders. With over a decade of hands-on experience reading institutional order flow across crypto, forex, and futures markets, Hayk specializes in identifying liquidity events, order blocks, and CISD setups on closed candles.

He built LiquidityScan after years of frustration with retail charting tools that ignored the mechanics institutions actually use. The platform now scans 400+ markets in real-time, surfacing the same patterns floor traders watch — without the noise.

Hayk writes about the methodology behind ICT and SMC, with a focus on practical, data-driven analysis rather than hype.

Not trading advice. LiquidityScan publishes educational content for informational purposes only. Trading involves substantial risk of loss.